Thursday, April 2, 2009

Perang itu Belum Berakhir

Ketika cinta itu datang menunjukkan kerapuhan sosoknya
Ku tanya padanya,apakah kau tidak mempunyai suatu pertahanan?
Yang dapat menolong bila kau diserang nanti?
Ia hanya bisa tersenyum
Tersenyum simpul penuh arti
Tak tahu apa yang sedang difikirnya
Akankah ia memberi tahu tentang isi hatinya
Sadar terhadap keadaan diri yang sedang rapuh
Takut runtuh
Tapi dengan berani ia menyatakan bahwa dirinya siap
Perang penuh percaya diri
Sayang saat itu ia tak berhasil mendapat kasih
Saat itu ia telah memukul tepat sasaran
Hanya sang mentari tak ikut memberikan jawab
Sungguh hati kecilku menyadari akan semangatnya
Semangat jiwa tak pantang mati
Ku bersedih saat ia kecewa akan jawaban yang telah ia dapat
Namun apakah ia tahu,mungkin jawaban itulah yang terbaik
Mungkin perjalanannya menuju kemenangan sudah menunggu
Mungkin itu bukan perjalanan yang selama ini ia cari
Tapi tetap berharap jawaban itu menjadikan dirinya
Hebat,kuat dan siap menghadapi pertempuran selanjutnya

No comments:

Post a Comment