Cintaku bisu tak sanggup berkata
Tak sanggup bicara tak mungkin teriak
Cintaku lumpuh luruh
Tak sanggup berdiri tak mungkin berlari
Cintaku ini hanya diam
Memeluk cerita dalam derita
Mengejar angan tetap di dalam diam, diam
Ku telah berusaha, tapi ku tetap diam
Sakit memang bila dirasa, perih menembus masuk ke dalam tulang
Air mata tak lagi menjadi pelarian diri
Air mata pun tak sanggup menjelaskan mengapa cintaku hanya diam
Cintaku diam, setia dalam diam
Selalu masih berharap walaupun semua rasa ku simpan dalam diam
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
▼
2009
(63)
-
▼
April
(50)
- Selalu Bersamamu, Sahabat
- Cinta Ini Diam
- No More Love Between Us
- Bisikku Pada Sahabat
- Perang itu Belum Berakhir
- Sebuah Tanya untuk Hati Ini
- You Should To Know
- Ikhlas Cinta ini Dikubur Dalam Kesendirian
- Hanya ingin bersamamu
- Taman Bunga Hati
- Just Loving Me
- Still Love Me
- The Concentrate of Life
- Need But Not Want
- Your Shadow
- Terima Kasih
- Selamat Tinggal
- Sampai Di sini
- Terungkap Sudah
- Terpilih
- Segitiga
- Setia
- Kecewa
- Tak Lagi
- Janji
- Kerinduan Cinta
- Guruku
- Siksaan Hati
- Forever Friend (Part 2)
- Forever Friend (Part 1)
- Lampu Neon
- Tergundah
- Percuma
- Stay Beside Me
- Life Sucks (Part 2)
- Life Sucks (Part 1)
- Hey friend
- It’s Your Fault, You Blame It To Me
- Fragile Life
- Me, My Bestfriend and My Classmate
- You Need Go To School (Again)
- Live in Dream
- Negeriku
- Takkan kembali
- Ironi Sebuah Hati
- My Hole Life
- Fire Works Show
- Lukisan Malam
- Untitled
- Rapuh
-
▼
April
(50)
No comments:
Post a Comment