Sunday, March 29, 2009
Dekap Mudaku
Rasa itu merasuki diri
Batinku ingin dapat meraih suka cita itu lagi
Tapi sadar,waktu tak kembali,hanya dapat ku ingat
Jiwaku bersemangat
Jiwaku bebas
Indahny muda,takkan ku lepas
Maaf,Ku Cintaimu,Sahabatku (Part 2)
Sempurna Ku lihat dia yang berdiri hangat nyaman di sampingku
Lama ku cari sosok diri itu
Tak sadar bila sosok diri itu telah berdiri di hadap sekian waktu
Saat dirinya bersama yang lain,teman-temanku,hanya terasa ia teman sehati
tak sangka hati ini pun menunjuk dan menyadarkanku
Ialah sosok dambaan lama diriku
Hal yang terakhir ku tahu,KU MENCINTAI SAHABATKU
Maaf,Ku Cintaimu,Sahabatku (Part 1)
Sulitkah bila benar ku kan bersamanya?
Tak sanggup diri ini jika harus membunuh perasaan yang telah kokoh berdiri menghadapnya
Mungkin harus ku simpan,persis dengan yang ia lakukan dengan perasaannya terhadapku dulu
Takut akan lepasnya pegangan yang disebut persahabatan,karena ku telah mencintai sahabat
Salahkah perasaan ini yang telah memilihnya?
Sucikah bila kita bersama?
untitled
Ku dengar jelas
Dengar rasa itu,jiwa yang merangkak penuh harap
Dalam hati ku bertanya,apakah hati itu menunjukku?
Tapi ku berdiam,berbisik pada nurani
Apakah saat ini ku harus berdusta?
Apakah rasa itu ada bila kita berdua?
Berartikah bila ku harus memaksa?
2 jiwa berpadu dalam kehampaan,dalam cinta semu belaka,kemudian tenggelam di permukaan
Berartikah bagimu bila ku dustai cintamu?
Tak sanggup diriku melihatmu,saat kau jatuh,terperosok
Ku tahu jiwa seperti itu
Seperti dulu,waktuku berdusta
Tak mungkin diri ini hadapi saat itu kembali
Sungguh ku tak ingin merasakan sakit yang kan kau derita
Biarkanlah..lepaskan saja itu
Relakanku
Agar ku tak pernah melukaimu
Ingin kau tahu,ku ada selalu untukmu,walau kau nanti berpaling dalam anganmu..
Pria yang Ku Panggil Ayah
Keringat yang membasahi tubuh
Berniat
Membahagiakan keluarga dengan semangat
Berusaha
Memperkenalkan dunia di pundaknya
Memberi
Pengetahuan akan perlunya membekali dari
Mencintai orang terkasih agar mereka tumbuh, membanggakan bahwa dirinya mempunyai pelangi abadi dalam hati
Hujanpun takkan melunturkan perjuangannya
Memeluk jiwa, merasakan kedamaian dirinya
Walau ia tak selalu berada di sisi
Namun hadir dalam setiap langkah yang pasti
Itulah pria yang ku panggil ayah…
Ibu
Teringat senyum serta tawa yang selalu mengiringi harinya
Tak lepas dari doa untuk buah hatinya
Bangga akan sentuhan ketika dirinya menyemangati hidup
Tetap setia dan bersahaja dalam duka yang dating menyapa
Pilu saat raut sendu menjelaskan kegelisahaannya
Rindu akan maafnya saat jiwa ini menentang pepatahnya
Namun saat terindah ketika berada di dekapannya
Sungguh tak ingin ku lepas saat harus menangis dalam peluknya
Dan menyesal jika telah menyakiti hatinya
Ibu…
Ku belajar dari luas cinta tak bertepi yang telah engkau tunjukkan maka diri ini mempunyai cinta suci tanpa henti bagimu seorang
Engkaulah cahaya surga dalam hidupku
Ibu…
Bila Cinta Di Atas Persahabatan (Part 2)
Apakah kita ini pecundang?
Mungkinkah cinta ini berdosa?
Semua bisa lihat betapa murni hati kita
Jeritan derita telah kita kubur
Jiwa ini memilih untuk tetap kabur
Menghilang ke dasar palung kesabaran
Tak terhenti sampai di sini
Tetap saja mereka merelakan
Cinta terbawa arus tenang di pesisir
Sungguh sakit saat kenangan akan hadirnya kasih
Harus terhapus karena perbuatan mereka
Ku dambakan pelukan mesra tubuhmu
Ku inginkan sentuhan manis jiwamu
Ku ingin kau menjadi apa yang ku butuhkan selama ini
Tak perlu mereka mempertanyakan kisah kita
Kisah percintaan di atas persahabatan
Dan terus mengundang keraguan dalam diri
Biarlah semua menjadi dongeng bila kita sudah berdiri
Bersatu dalam arti kekal menuju kebanggaan
Bangga serta berujar bahwa cinta kita selamat
Melewati halangan terhampar,luas
Belum
Itu belum terjadi saat ini
Tapi sedia ku bila kita kembali ke masa itu
Ke awal,pertama dan tidak terburu-buru
Rindu pada masa itu agar semua berjalan dalam angan
Rindu ku lihat tarian bintang malam yang menyelimuti cerita hidup kita
Bila Cinta Di Atas Persahabatan (Part 1)
Biarlah mereka bicara
Tentang kita
Tentang semua tanya yang kan kau berikan
Biarlah kita bersama
Tak ada tawa yang kan hadir
Bila kau selalu dengar suara-suara itu
Di sampingmu
Membuatmu jauh dariku
Menghapus cintamu padaku
Ambil langkah itu,di depanmu
Menuju padaku
Ku tak sudi bila mereka ambil rasa itu darimu
Ku tak sudi bila mereka ikut
Ke dalam jalan pilihanmu
Hak yang terenggut,hak yang terkubur
Tak sudi!
Mereka tidak tahu apa yang telah kita lewati
Luka, luka yang pernah kita tanggung bersama
Bahagia, bahagia yang selalu kita bawa kemana-mana
Cerita tentang kita
Percintaan yang terhalang tembok persahabatan
Persahabatan yang melahirkan sebuah kasih
Hadirkan keraguan
Akan benarnya percintaan di atas persahabatan
Mengapa selalu dipertanyakan bila cinta
Bila rasa yang sama
Masing-masing dari kita telah memiliki
Takut adanya anggapan bahwa mereka tak merestui
Kita masih berjuang,ku ingin kau terus hadapi mereka
Ku masih setia mencari kesalahan mereka
Kisah Sahabat
Terkenang saat kita bersama
Teringat saat ada gelak dan tawa serta duka yang pernah terasa
Terngiang suara dunia saat kita mencoba untuk terbang di atasnya
Dulu ku tahu mengapa kita memiliki semua
Dan kini ku bahagia saat itu kita bersama
Mencoba kembali apa yang pernah kita punya dengan memberikan jiwa pada yang percaya
Ku tertawa saat kita bertingkah, menjamah dan melangkah ke sudut ruang penuh tanya
Ingin ku rasakan warna hidup seperti itu lagi
Tapi sekarang ku bahagia karena kau ada di sisi
Mencoba lukis warna baru di atas kanvas jiwa yang saling berjabat dan memeluk bahu kita
Dengan ini bangga ku berkata :
“Terima Kasih Sahabat”
My Sorry For Love
I think I was on denial
I couldn’t deny if I had deny it
My true voice inside my head
Inside my heart
I miss every little thing you’ve done to me
I regret it, regret when I broke you up
I thought it was the only way that I could feel happy
But I wasn’t, I was tortured
Instead
I know that im so stupid
So stupid then torturing my self
And I cant get over it
I want you, want you back
Love me back, like you did before
I didn’t realize if you love me back there
I was blind, deaf to realize if you were so into me
I played you then dumped you
Maybe it wont make you think to get back
I wont even be surprise
So sick when you tell about her
As a friend, I just pushed you up and gave some advice
More I give more I hurt
If there a change to rewrite it
I’ll do what I’ve to do
Love you back, make you happy
Maybe it’s too late?
No, it isn’t,for me to get you back in my arms
I wont let you slip away from my fingers ever again
I wont let you down ever again
Give me another change!
Do your little thing in the morning before I go to school like before
I wish it would happen once again
Now, I’ll wait for you at my front door’s house
To see you smile
See you bring my chocolate bread as breakfast
Then walk me school, cross me on the street and say “see you soon!”
And it makes me crazy
Hope tomorrow will be the same for me