Apakah kita ini pecundang?
Mungkinkah cinta ini berdosa?
Semua bisa lihat betapa murni hati kita
Jeritan derita telah kita kubur
Jiwa ini memilih untuk tetap kabur
Menghilang ke dasar palung kesabaran
Tak terhenti sampai di sini
Tetap saja mereka merelakan
Cinta terbawa arus tenang di pesisir
Sungguh sakit saat kenangan akan hadirnya kasih
Harus terhapus karena perbuatan mereka
Ku dambakan pelukan mesra tubuhmu
Ku inginkan sentuhan manis jiwamu
Ku ingin kau menjadi apa yang ku butuhkan selama ini
Tak perlu mereka mempertanyakan kisah kita
Kisah percintaan di atas persahabatan
Dan terus mengundang keraguan dalam diri
Biarlah semua menjadi dongeng bila kita sudah berdiri
Bersatu dalam arti kekal menuju kebanggaan
Bangga serta berujar bahwa cinta kita selamat
Melewati halangan terhampar,luas
Belum
Itu belum terjadi saat ini
Tapi sedia ku bila kita kembali ke masa itu
Ke awal,pertama dan tidak terburu-buru
Rindu pada masa itu agar semua berjalan dalam angan
Rindu ku lihat tarian bintang malam yang menyelimuti cerita hidup kita
No comments:
Post a Comment